aku suka dia. tak ada satu pun orang-orang di sekitarku yang melarang.
tidak dia, tidak mereka, tidak semuanya.
namun, seseorang yang paling dekat dengan diriku justru melarangku dengan keras.
seseorang itu selalu datang dan mulai memperingatkanku tanpa aku sadari.
saat aku bercermin, seseorang itu berkata, "kau tidak cantik! maka kau tak pantas dengannya!"
saat aku melihat orang yang kusukai itu bersama orang lain, seseorang itu kembali datang, "betul, kan? bahkan dia sama sekali tak menoleh ke arahmu!"
aku tidak mengerti. apa yang salah dengan diriku?
haruskah aku menjadi orang lain terlebih dahulu untuk sekedar membuatnya menoleh ke arahku?
haruskah aku menjadi seorang putri terlebih dahulu agar ia mulai mengingat namaku?
lalu seseorang itu berkata, "kau tidak cantik, namun kau indah. sesuatu yang indah tak sepantasnya dirusak oleh sembarang orang.
kau indah. sudah jelas. hanya orang-orang yang memiliki nilai keindahan tertinggilah yang bisa menyadari betapa indahnya dirimu.
kau tidak perlu menjadi orang lain, harusnya dia yang kau buat menjadi dirinya sendiri.
kau tidak perlu menjadi seorang putri, karena kau adalah ratu yang kelak hanya pantas bagi seorang raja..."
ps: inner beauty-lah yang membuat kita tampak indah. dan menjadi indah secara tidak langsung akan membuat kita cantik :)