"dilla, kok dari tadi diem aja?"
"dilla, anggap aja rumah sendiri.. jangan sungkan-sungkan..."
blah..blah... blah... blah... blah...
kalimat di atas sering banget diajuin ke gue setiap gue
sebagian besar dari mereka suka bertanya-tanya sama nyokap gue, "si Dilla kenapa? kok diem aja?" dan nggak pernah bosen nyokap gue jawab, "biasa lah.. anaknya pemalu."
disini gue perlu menekankan sedikit bahwa GUE BUKAN TIPIKAL ORANG YANG PEMALU okay? gue cuma jaim dan gue bukan orang yang pandai berbasa-basi sama orang yang bahkan sama sekali nggak pernah ngomong sama gue. dan gue pengennya sodar-sodara gue, maksud gue semua orang tahu kalo gue amat sangat talkative dan gue cuma butuh sapaan pertama yang bisa memancing sifat talkative gue ini. gue nggak sekedar omong besar atau cuma mau melindungi diri dari cacad yang gue punya ini, tapi gue bahkan punya cukup bukti yang kuat buat bikin semua orang yakin kalo gue hanya jaim, itu aja kok.
- kalo gue adalah tipikal orang yang pemalu dalam mengekspresikan diri, buat apa gue punya blog yang selama ini udah cukup banyak mostingin banyak postingan?
- gue punya banyak temen di facebook gue yang rata-rata sama sekali nggak kenal sama gue di dunia nyata. bahkan mereka sering ngajak gue chatting duluan.
itu cukup bukti kalo gue pada dasarnya bukan orang yang pemalu. gue cuma butuh waktu untuk membiasakan diri di tempat yang asing buat gue, itu aja. jadi kadang ngerasa sakit hati saat sodara-sodara gue mulai berspekulasi yang nggak-enggak saat gue misalnya nggak mau ngambil minum sendiri di dapurnya, makan di rumahnya, tidur di kamarnya, dan mereka biasanya langsung bilang, "jangan sungkan-sungkan dilla.. ini kan rumah kamu juga," halooo.. kalo gue nolak, itu berarti gue bener-bener nggak mau! gue nggak mau ngambil minum karena gue emang lagi nggak haus, gue nggak mau makan emang karena gue nggak laper, itu aja kok jadi tolong jangan berspekulasi yang nggak-nggak kalo nggak tahu kenyataan tentang gue, okay?
dan kadang kalo lagi family gathering gitu sepupu-sepupu gue pada gaul sama sepupu-sepupu yang mereka akrab aja, tanpa menoleh sedikitpun ke gue. apa mereka lupa kalo waktu kita masih kecil, kita suka main sama-sama, mandi sama-sama, bahkan pas waktunya kita pulang kita semua nangis sejadi-jadinya karena nggak mau berhenti main. gue maklum mungkin karena faktor pertambahan umr ditambah lagi mereka juga jarang ketemu sama gue setelah sekian lama mereka jadi jaim ke gue. halooo... walaupun umur kita bertambah dan kita jarang ketemu, gue masih tetep asik kok. gue cerewet, gue punya banyak guyonan yang gue yakin mereka semua pasti ngakak kalo denger cerita dari gue. tapi semua kelebihan gue itu nggak bakal keluar tanpa pancingan, dan pancingan itu cuma "sapaan pertama saat ketemu". itu aja kok.
yahh... dari tulisan ini gue cuma berharap supaya semua orang khususnya sodara-sodara gue untuk nggak menjudge gue sebagai seseorang yang pemalu atau apalah karena sebenernya gue ngerasa tersiksa dengan image itu dan yang gue butuhkan adalah obrolan yang menyangkut gue untuk beberapa saat, maka gue yakin gue akan kembali normal... :)