kanker serviks?
mungkin sebagian dari kita sedikit tidak peduli tentang kanker serviks. atau bahkan mungkin kita sendiri nggak tahu sebenarnya apa yang dimaksud dengan kanker serviks dan bahayanya bagi diri kita. padahal kanker servis itu adalah penyakit yang paling mematikan no.1 bagi kita kaum perempuan. jadi mulai sekarang (sejak saya tahu apa itu kanker serviks) saya pun mulai mencari tahu apa sih kanker serviks itu sebenarnya dan menjadi be aware dengan penyakit ini.
well.. seperti yang dikutip dari salah satu link yang saya buka, Kanker serviks atau istilah Bahasa Indonesia-nya "kanker leher rahim" (sering juga disebut kanker mulut rahim) merupakan salah satu penyakit kanker yang paling banyak terjadi bagi kaum perempuan. Setiap satu jam, satu perempuan meninggal di Indonesia karena kanker serviks atau kanker leher rahim ini. Fakta menunjukkan bahwa jutaan wanita di dunia terinfeksi HPV, yang dianggap penyakit lewat hubungan seks yang paling umum di dunia. HPV sendiri merupakan singkatan dari human papillomavirus yang bisa menimbulkan kutil pada cewek ataupun cowok, termasuk kutil pada kelamin. tapi untungnya, cuma beberapa aja dari ratusan varian HPV yang dapat menyebabkan kanker. Kanker serviks ini bisa terjadi jika terjadi infeksi yang tidak sembuh-sembuh untuk waktu lama. Sebaliknya, kebanyakan infeksi HPV akan hilang sendiri, teratasi oleh sistem kekebalan tubuh. tapi tetap saja, kan penyakit ini bikin kita kaum cewek bergidik ngeri walaupun cuma membayangkannya saja?
gejala dari kanker serviks ini sendiri biasanya terjadi karena infeksi virus HPV yang tidak sembuh dalam waktu lama. Jika kekebalan tubuh berkurang, maka infeksi HPV akan mengganas dan bisa menyebabkan terjadinya kanker serviks. Gejalanya tidak terlalu kelihatan pada stadium dini, itulah sebabnya kanker serviks yang dimulai dari infeksi HPV dianggap sebagai "The Silent Killer".
sedikit tanda gejala dari inveksi HPV ini adalah keputihan dan keluarnya sedikit darah setelah melakukan hubungan intim. Selain itu, adanya cairan kekuningan yang berbau di area genital juga bisa menjadi petunjuk infeksi HPV. Virus ini dapat menular dari seorang penderita kepada orang lain dan menginfeksi orang tersebut. Penularannya dapat melalui kontak langsung dan karena hubungan seks. nahh.. yang sedikit jadi pertanyaan buat saya adalah, "apa bedanya darah yang keluar setelah melakukan hubungan intim akibat virus HPV dengan tanda bahwa keperawanan kita telah hilang? kan sama-sama ngeluarin darah juga tuh".
oke. balik lagi ke pokok pembicaraan.
nah.. mungkin kita merasa lega karena kita tidak akan tertular karena kita tidak pernah melakukan hubungan intim, tapi ternyata penularan ini bukan hanya terjadi karena hubungan intim saja. Ketika terdapat virus ini pada tangan seseorang, lalu menyentuh daerah genital, virus ini akan berpindah dan dapat menginfeksi daerah serviks atau leher rahim kita. Cara penularan lain adalah di closet pada WC umum yang sudah terkontaminasi virus ini. Seorang penderita kanker ini mungkin menggunakan closet, virus HPV yang terdapat pada penderita berpindah ke closet. kalo kita menggunakannya tanpa membersihkannya terlebih dahulu, bisa saja virus kemudian berpindah ke daerah genital kita.
Buruknya gaya hidup seseorang bisa juga jadi penunjang meningkatnya jumlah penderita kanker ini. Kebiasaan merokok, kurang mengkonsumsi vitamin C, vitamin E dan asam folat dapat menjadi penyebabnya. Jika mengkonsumsi makanan bergizi akan membuat daya tahan tubuh meningkat dan dapat mengusir virus HPV.
Risiko menderita kanker serviks adalah wanita yang aktif berhubungan seks sejak usia sangat dini, yang sering berganti pasangan seks, atau yang berhubungan seks dengan pria yang suka berganti pasangan. Faktor penyebab lainnya adalah menggunakan pil KB dalam jangka waktu lama atau berasal dari keluarga yang memiliki riwayat penyakit kanker.
Sering kali, kaum cowok yang nggak menunjukkan gejala terinfeksi HPV itulah yang menularkannya kepada pasangannya. Seorang cowok yang melakukan hubungan seks dengan seorang cewek yang menderita kanker serviks, akan menjadi media pembawa virus ini. Selanjutnya, saat cowok ini melakukan hubungan seks dengan istrinya, virus tadi dapat berpindah kepada istrinya dan menginfeksinya.
be aware!!
- Miliki pola makan sehat, yang kaya dengan sayuran, buah dan sereal untuk merangsang sistem kekebalan tubuh. Misalnya mengkonsumsi berbagai karotena, vitamin A, C, dan E, dan asam folat dapat mengurangi risiko terkena kanker leher rahim.
- Hindari merokok. Banyak bukti menunjukkan penggunaan tembakau dapat meningkatkan risiko terkena kanker serviks.
- Hindari seks sebelum menikah atau di usia sangat muda atau belasan tahun. menurut norma agama ini juga dilarang kan?
- Hindari berhubungan seks selama masa haid terbukti efektif untuk mencegah dan menghambat terbentuknya dan berkembangnya kanker serviks.
- Hindari berhubungan seks dengan banyak partner. it's big no no!
- Secara rutin menjalani tes Pap smear secara teratur. Saat ini tes Pap smear bahkan sudah bisa dilakukan di tingkat Puskesmas dengan harga terjangkau.
- Alternatif tes Pap smear yaitu tes IVA dengan biaya yang lebih murah dari Pap smear. Tujuannya untuk deteksi dini terhadap infeksi HPV.
- Pemberian vaksin atau vaksinasi HPV untuk mencegah terinfeksi HPV.
- Melakukan pembersihan organ intim atau dikenal dengan istilah vagina toilet. Ini dapat dilakukan sendiri atau dapat juga dengan bantuan dokter ahli. Tujuannya untuk membersihkan organ intim kita dari kotoran dan penyakit.
kalau kita adalah salah satu dari yang sudah terjangkit? jangan khawatir!
kalau kita sudah terinfeksi HPV, jangan khawatir. soalnya sekarang ini udah ada banyak banget cara pengobatan yang bisa mengendalikan infeksi HPV. Beberapa pengobatan bertujuan mematikan sel-sel yang mengandung virus HPV. Cara lainnya adalah dengan menyingkirkan bagian yang rusak atau terinfeksi dengan pembedahan listrik, pembedahan laser, atau cryosurgery (membuang jaringan abnormal dengan pembekuan).
Jika kanker serviks sudah sampai ke stadium lanjut, maka akan dilakukan terapi kemoterapi. Pada beberapa kasus yang parah mungkin juga dilakukan histerektomi yaitu operasi pengangkatan rahim atau kandungan secara total. Tujuannya untuk membuang sel-sel kanker serviks yang sudah berkembang pada tubuh.
nahh.. sekarang udah tahu, kan apa itu kanker serviks dan bahayanya bagi kita? jadi ayo dari sekarang sayangi diri kita sendiri dan jalani pola hidup sehat. go go girl!!
