attention:

don't like my words? don't listen. Don't like my appearance? don't look. Don't like my actions? turn your head; It's as simple as that

Monday, August 16, 2010

August 9th 2010: gue bisa mastiin kalo Carolina Roshita Celline nggak akan pernah ada lagi di muka bumi ini (paling nggak di dunia per-fb-an)

  
I previously wanted to say many thanks for all this time you've become a good friend to me. Your presence and conversation we ever talk about is very meaningful for me. and maybe I'll lose the wonderful times that for a long period of time.

I consider you as my best friend. so I must be honest with you. and I am very, very sorry for I was not CAROLINA ROSITHA CELLINE you know. My name is DYLAN and celline never existed. photos that you see on my account are not my photos. It is a photograph of another person that I took from the internet. I've lied about my identity during this unto you. I apologize. I never meant to like it.

and now I'll go and close this account. once again I apologize. You may be angry with me. but I still will continue to care about you as a friend of mine. and thank you because you are the best friends I ever had.

With love,
Dylan (at least by that name they call me)

ps: if you're angry with me, you may submit your anger to email me at maroonfollowthesky@yahoo.com 
itu adalah pesan yang gue kirim ke temen-temen bule gue sebelum gue nutup akun celline ini. sedikit sedih juga karena awalnya gue takut nerima kenyataan kalo ternyata karena hal ini mereka ngerasa gue tipu. tapi yang lebih bikin gue sedih karena udah nggak ada jalan lagi bagi gue untuk menyelipkan diri di kehidupannya farizi. udah jadi rahasia umum lah gue ga bisa asal ngepost wall, ngirim message atau sekedar ngelike status dia kalo gue masih berperan jadi dila. tapi dari sini gue sadar akan 1 hal: jadi apapun gue, gue nggak akan pernah bisa nyelipin seluruh diri gue di kehidupan dia. Dan mungkin dia emang diciptakan cuma buat gue liat. Layaknya barang museum, gue dilarang keras buat nyentuh dia.

yahh.. gue juga sadar diri. siapa sih gue? cuma orang yg dengan sialnya merhatiin gerak gerik dia sampe 8 tahun dan ternyata hasilnya nihil. gue juga tau dia lagi suka sama seseorang yang (kemungkinan besar) ngabain dia. yahh.. seenggaknya farizi bisa ngerasain jadi gue, kan: mencintai seseorang yang ga mencintai dia.