That that should be me holding your hand
That should be me making you laugh
That should be me this is so sad
That should be me
That should be me
That should be me feeling your kiss
That should be me buying you gifts
This is so wrong I can't go on
'Till you believe
That should be me
That should be me making you laugh
That should be me this is so sad
That should be me
That should be me
That should be me feeling your kiss
That should be me buying you gifts
This is so wrong I can't go on
'Till you believe
That should be me
Semenjak gue dan si kribo itu berselisih paham (hah? Berselisih paham?) dan berujung dengan gue ngeblokir dia, hubungan gue (ehem! Celline maksudnya) jadi makin deket aja ama Farizi ^^. Ya ampuun bahasa yang dia kasih ke gue bagus banget! Bikin gue tenang dan satu hal yang bikin gue serada kaget: dia bilang ke gue “” dan itu baru kali pertamanya dia bikin emoticon! Waaaw.. biasa aja sih sebenrnya. Cuma percaya, deh! APAPUN YANG DILAKUKAN AMA ORANG YANG SANGAT LO SUKA, WALAUPUN ITU SEPELE TAPI ITU SANGAT LUAR BIASA BUAT LO. Dan sekarang gue lagi merasakannya.
Semakin kesini gue semakin sering ngecek akun dia. 1 jam gue bisa lebih dari 10 kali bulak-balik ngecek, takutnya dia bikin sesuatu yang baru dan gue nggak boleh sampe ketinggalan cerita. Dan disinilah gue sekarang… gue baru tahu sesuatu…
Belum lama ini Farizi ngeganti relationship statusnya yang tadinya open relationship jadi single. Terus ada temennya comment gini, “udah, ji. Lo sama Indri aja.” Whut???! Farizi juga balesnya cuma tanda tanya aja. Yah sih, gue tau siapa Indri itu. Dia sepupunya temen gue. Gue juga udah pernah ketemu ama dia. Sempet ngobrol dan ngomongin Farizi juga malah. Dia juga tau tentang perasaan gue ke Farizi dan berapa lamanya gue nungguin dia. Tapi itu udah lama banget, cuy! Sekitar 3 tahun yang lalu.
Balik kagi ke pergantian statusnya Farizi. Terus kira-kira beginilah percakapan mereka:
Temennya 1 (T1): iya lw jadian ma indri ajah
Temennya 2 (T2): bener bgt tuh cocik deh
Farizi (F): ???? kenpa lo jadi ikut2an pi?? (dia ngomong ke temennya yang ke-2)
anda biro jodohyah ilas (temennya yang pertama)?
anda biro jodohyah ilas (temennya yang pertama)?
Temennya 1 (T1): ya iyalah . udah tembak ajah indri dy tuh setia bgd nunggu lw hehehe.... (setia? Dia belum tau gue DX)
Farizi (F): ckcckckck 1 hal yang mungkin anda harus tahu cinta tidak bisa dipaksakan,w ama indri ma udah lama berteman dari kelas 1 so jangan rusak pertemanan kami ok,,,
Temennya 2 (T2): gua setuju ama ilas. jadi lo ikutin voted terbanyak. satu hal di kehidupan ini adalah ikutin pilihan suara terbanyak coi. Hahahahahaah
Farizi (F): hahaaha lo pikir hidup gw election apa?? pake ambil voting segala,,,,, ok lo mungkin harus baca peraturan hak dasar hidup individu indonesia di uud pasal 28A ampe 28J ok?... See More
(anak hukum nih yang berbicara)
(anak hukum nih yang berbicara)
Temennya 1 (T1): saya tdk memaksa anda . saya hanya menyarankan. keputusan ada di diri anda sendiri. apakah anda tdk mempunyai rasa yg lebih u/ sahabat saya
Oke. Kata temennya, Indri udah nunggu dari kelas 10 sampe sekarang dan dia bilang ITU SETIA. ohmygosh cewek itu cuma nunggu Farizi selama kurang lebih 3 tahun! Sedangkan gue? Gue nunggu dia dari kelas 4 sampe sekarang dan kira-kira kurang lebih 8 tahun tanpa noleh ke siapa-siapa (not really. Gue bolak-balik naksir orang tapi mereka ilang begitu aja. Sedangkan farizi nggak pernah ilang tuh!).
Jadi sebenernya kriteria seseorang biar dinilai setia itu diliat dari mana? Dari jangka waktu, jelas gue jauh lebih setia (3 vs 8). Terus dari apa lagi?